Tales of Herding Gods
In English:-
In the Disabled Elderly Village, there live nine elderly people with unpredictable origins and the young man Qin Mu they raised. One day, the cows that Qin Mu was responsible for grazing began to speak human words. From then on, Qin Mu became more aware of the dangers and beauty of Daxu, a land abandoned by gods: demons descended with darkness, divine bones danced in the ruins, and dragon bones protected their young, a giant ship that drags the sun… No matter what kind of danger he faces, Qin Mu is fearless. He has integrated the skills passed down by the Nine Elders and vowed to carve out a world with his unparalleled hegemony.
In Indonesian:-
Di Desa Lansia Penyandang Disabilitas, tinggallah sembilan orang lanjut usia dengan asal-usul yang misterius serta seorang pemuda bernama Qin Mu yang mereka besarkan. Suatu hari, kawanan sapi yang digembalakan Qin Mu mulai berbicara layaknya manusia. Sejak saat itu, Qin Mu semakin menyadari bahaya sekaligus keindahan Daxu, sebuah negeri yang telah ditinggalkan oleh para dewa: tempat di mana iblis turun membawa kegelapan, tulang-tulang dewa menari di antara reruntuhan, tulang naga melindungi keturunannya, dan sebuah kapal raksasa menyeret matahari… Apa pun bahaya yang menghadang, Qin Mu tidak gentar sedikit pun. Ia telah menguasai berbagai keahlian yang diwariskan oleh Kesembilan Tetua dan bertekad untuk menorehkan jejak di dunia ini dengan kekuatan serta dominasinya yang tiada tanding.
